Daftar Isi

Ditempa, Bukan Dipoles

Logbook #17082026


Ada masa ketika saya terlalu sibuk memikirkan bagaimana orang lain melihat saya.

Ingin terlihat kuat. Ingin terlihat baik-baik saja. Kadang bahkan ingin terlihat berhasil, meskipun sebenarnya di dalam kepala masih banyak yang belum selesai.

Mungkin sekarang saya sudah sedikit berubah.

Saya mulai berpikir bahwa tidak semua hal perlu dijelaskan. Tidak semua perjuangan harus diketahui orang. Dan tidak semua yang kita alami harus kita ceritakan.

Ada beberapa hal yang memang lebih baik disimpan sendiri.

Bukan karena malu, tapi karena saya mulai mengerti bahwa setiap orang punya perjuangannya masing-masing.

Beberapa tahun terakhir juga mengajarkan saya banyak hal.

Tentang bekerja ketika badan sebenarnya sudah lelah. Tentang mencoba lagi setelah gagal. Tentang kehilangan sesuatu yang kita kira akan selalu ada. Tentang menerima keadaan, meskipun sebenarnya kita tidak terlalu suka dengan keadaan itu.

Dan ternyata, hal-hal seperti itulah yang perlahan mengubah seseorang.

Saya mungkin belum menjadi orang yang saya inginkan.

Masih banyak kekurangan. Masih sering salah. Masih kadang terbawa emosi. Masih banyak hal yang harus saya pelajari.

Tapi setidaknya saya masih berjalan.

Saya tidak ingin hidup hanya untuk terlihat hebat di mata orang lain.

Saya ingin ketika suatu hari melihat kembali perjalanan ini, saya bisa berkata:

“Ya, ternyata saya memang pernah melewati semua itu.”

Mungkin hidup memang tidak selalu tentang menjadi lebih baik setiap hari.

Kadang cukup bertahan.

Besok mencoba lagi.

Lalu mencoba lagi.

Sampai suatu hari kita sadar bahwa semua yang pernah kita lalui ternyata sedang membentuk kita menjadi seseorang yang berbeda.

Bukan seseorang yang sempurna.

Hanya seseorang yang sedikit lebih kuat dari kemarin.

Ditempa, bukan dipoles.

Dan mungkin, untuk sekarang, itu sudah cukup.

“Ditempa oleh perjalanan, bukan dipoles oleh penilaian.”
Artikel Sebelumnya Baca postingan ini