Hari ini benar-benar menguras tenaga. Pekerjaan di lubang tambang terasa lebih berat dari biasanya. Bendungan kecil yang saya buat untuk menahan air agar proses pengambilan material emas berjalan lancar ternyata jebol. Air yang seharusnya tertahan justru meluap dan membanjiri mesin, membuat pekerjaan semakin sulit.

Belum lagi batu-batu di dalam lubang tambang yang ukurannya besar-besar. Mengangkatnya sendirian jelas bukan pekerjaan ringan. Beberapa kali saya harus berhenti sejenak untuk menarik napas dan mengumpulkan tenaga kembali.

Setelah semua usaha yang dilakukan, hasil yang didapatkan memang tidak seberapa. Jika kemarin kami masih bisa mendapatkan sekitar 0,30 gram emas, hari ini hanya 0,26 gram yang berhasil terkumpul.

Namun anehnya, tidak ada wajah murung di antara kami. Justru ada senyum yang muncul saat melihat butiran emas kecil itu. Mungkin karena kami sadar, hasil sedikit itu tetaplah rezeki yang patut disyukuri.

Dalam pekerjaan seperti ini, bukan hanya soal berapa banyak emas yang didapatkan. Tapi tentang perjuangan, kebersamaan, dan keyakinan bahwa setiap tetes keringat tidak pernah sia-sia.

Hari ini kami pulang dengan tubuh lelah, tetapi hati tetap kuat. Besok, lubang baru bisa saja membawa harapan baru.